7 Cara Menumbuhkan Rasa Percaya Diri pada Anak

Setiap orang tua pasti menginginkan buah hati nya tumbuh menjadi anak yang berani mengungkapkan isi hati, pendapat, menunjukkan potensi, dan bereksplorasi terhadap lingkungan sekitarnya. Kondisi tersebut dapat diwujudkan dengan menumbuhkan rasa percaya diri pada buah hati.
Menurut sejumlah penelitian dan menurut psikolog ahli parenting Carl Pickhardt bahwa kepercayaan diri yang tinggi dapat menumbuhkan anak-anak yang cerdas di masa depan. Berikut ini beberapa cara menumbuhkan rasa percaya diri pada anak.

percaya diri

Buat buah hatimu merasa diterima

Seorang anak dapat lebih berani mengungkapkan sesuatu ketika ia merasa dirinya diterima di lingkungannya. Cara ini sangat efektif untuk mengoptimalkan tumbuh kembang buah hatimu, karena merasa bebas menentukan keinginannya. Cara ini dicetuskan oleh seorang dokter konsultan keluarga dan penulis yaitu Erica Reischer, Ph.D.

Berikan hadiah

Seorang anak dapat meningkatkan kepercayaan dirinya ketika mendapatkan pujian atau hadiah setelah melakukan prestasi atau keterampilan barunya, karena hal tersebut membuat anak merasa dihargai.

Ajak berdiskusi

Menurut konselor profesional Heidi Keibler dan Brogan berdiskusi tentang sesuatu hal dapat membantu orangtua memahami karakter dari buah hatinya. Misalnya setelah Bunda bertemu dengan teman atau sesuatu hal, Bunda dapat menanyakan pendapat buah hatimu tentang pertemuan tersebut. Sehingga hal tersebut dapat membuat buah hatimu tidak takut dan melatih rasa percaya diri dalam mengutarakan pendapatnya.

Latih bersosialisasi

Melatih buah hati untuk bersosialisasi dari sejak dini dapat membuat buah hatimu terbiasa berkomunikasi dengan orang lain dan dapat menghindari rasa takut serta kecemasan apabila berhadapan dengan orang lain atau hal-hal yang baru ditemuinya. Menurut presiden Georgetown Psychology Associates, Maria Zimmitti, Ph.D di Washington DC mengajarkan buah hati untuk berkenalan dan berinteraksi di keramaian dapat membentuk pribadi anak menjadi lebih berani dalam bereksplorasi terhadap lingkungan sekitarnya dan dapat meningkatkan kecerdasan otak kanan dan kiri anak.

Jangan membandingkan dengan orang lain

Hindari membandingkan buah hati dengan anak orang lain karena hal ini dapat menyebabkan tekanan pada anak dan menurunkan rasa kepercayaan diri anak sehingga menimbulkan asumsi dan kepercayaan bahwa orang lain lebih baik daripada dirinya.

Motivasi mereka

Wajar apabila orang tua ingin melindungi anak mereka dari kegagalan, tetapi kegagalan akan membantu anak untuk belajar dan tumbuh menjadi pribadi yang gigih. Jika anak mengalami kegagalan jangan mengkritik kinerjanya tetapi berikanlah saran dan motivasi bahwa anakmu dapat melakukan dengan lebih baik di lain waktu. Ketika dikritik terus menerus membuat rasa percaya diri anak turun, dan juga membuat mental block bahwa ketika gagal anak akan merasa sangat disalahkan. Ajari bahwa setiap kegagalan sebagai kesempatan untuk tumbuh dan berkembang.

Tetapkan tujuan

Mengajarkan tujuan hidup sejak dini dan menetapkan cara mencapai tujuan yang realistis baik kecil maupun besar dapat membuat buah hati merasa mampu. Orang tua harus membantu buah hatinya mengubah impian mereka dengan memotivasi dan menuliskan hal-hal yang ingin mereka capai dan membantu mereka mempelajari keterampilan yang menunjang mereka dalam mencapai tujuan tersebut.
Semoga tujuh tips diatas dapat kamu terapkan untuk menjadi orangtua dan guru pertama bagi tumbuh kembang buah hati ke depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *